Rabu, 22 September 2010

Kisah kisruh di Sekolah

Datarnya suasana memaksa udin bangun dan menata diri., memulai melempar celetukan-celetukan ringan ala pelawak nasional yg prestasinya seperti batere murahan karena hanya bertahan pada satuan musim saja.

Killi tersenyum.., dan ke empat lainya menyusul...... arogansi ke lima manusia sok cerdas mulai luluh.. “mungkin karena tertawa milik semua.., gratis..!!

malam itu mereka ber-enam.

Berniat bernostagia., bercerita, temu muka setelah lima tahun lebih tak bersua.. sejak hari dimana keceriaan sebagai remaja yang mewujud secara nyata tanpa proses intelektual yang ribet. “they do everything with fun..” mulai dari tawuran, jadi bandit kecil di bus/patas kota..., atawa sekedar bersenang senang dengan dosa.” Enam sekawan semasa sekolah.,

Hi..hi..hi.., bersenang-senang..? “aneh.., tapi memang menyenangkan mungkin..” ya setidaknya mereka ngerasain di dunia. Karena kalo mo seneng-seneng di akhirat-kan pasti caranya beda ya,,

mereka satu sekolah dahulu.. Udin dan Killi satu kelas sementara yg laingnya berbeda jurusan. Namun satu arah ketika pulang., ‘Satu basis’ mereka menyebutnya..! keterikatan emosional mereka begitu dahsyat saat itu..! Udin pernah berhutang nyawa dengan killi.., ketika mereka terkepung di dalam bus kota..! dengan jumlah musuh yang empat kali lebih banyak dari mereka.

Siang itu bus yg mereka tumpangi berusaha menembus barikade sekolah lain yang menjadi musuh sekolah mereka., Udin berada di pintu belakang.. dengan sangat antusias sekaligus sangat tidak cerdas, mengeluar kan anggota badan kemudian berteriak... “ Mamp........”

Belumlah ia selesai berteriak.., muncul suara sumbang dari kerongkongan premium si Udin..,

Ahgggh....,, Gedubrak...., bug..bag....Kregg...!
“Naas si Udin.. Tubuhnya terasa tersambar batang pohon sengon pinggir jalan, yang rubuh saat ujan lantaran pihak pemda kurang perhatian sama tanaman-nya..!!


ADDuH....,, Udin semi ngejerit kesakitan saat itu juga..!
ternyata tidak di sangka.. tidak di nyana..? satu dari grombolan musuh sekolah mereka, bersembunyi di balik rombong rokok pinggir jalan..!!
posisi Udin masih setengah sadar, setelah beberapa detik kemudian Udin lemas tak berdaya..!

GedeBuk.... nangka busuk jatoh dari pohonnya...! tepat saat bus kota melaju menikung meninggalkan Udin..!!

“’UUUU......DDDDIINNNNNN.............., Suara lantang keluar menggema dari seorang remaja jakarta pendukung Persija namun sekaligus suka sama Persib.., karna faktor Genetika..

Ya....!! Dia adalah si Killi...”KILAU KILIMANJARO bin MAMAT”.........(nama asli-nya)

Melihat sahabat karib yang kebetulan agak mirip-nya terluka.., jatuh dengan sangat aniaya, di perlakikan secara tidak laki-laki....!

Karuan si Killi melompat dengan sigap...

“sedikit agak senyap suasana.... karna memang lompatan Killi nyaris gak terdengar.. kemudian ia berguling sekitar lima putaran.., Lalu bangun berdiri dengan gagah..,
(oh ya saya hampir lupa cerita klo si Killi jago ilmu bela diri sekaligus bela teman.., Beksi betawi dan silat sunda ia kuasai...”)

“sontak membuat remaja hitam plontos dengan topi trucker pink.. yang merupakan pelaku penggebukan nangka busuk berjenis lokal bernama UDIN..,,, Kuaget sekaligus takjub...””sangat terlihat jelas dari raut wajah ancur-nya....,

Ia “si hitam dengan Trucker Hat” menatap Killi dengan se batang Bambu tua panjang......
mereka saling bertatapan..!!

sementara teman-teman si Udin sudah berhamburan keluar dari bus yang akhirnya menghentikan safari nyali nya dengan ditandai bunyi derit Rem mendadak....,

mereka berdua...’Si Hitam dan si Killli’ masih saling bertatapan.., bukan karena saling suka atau Gagu...!!

sementara teman-teman yang lain bertempur dengan semraut..., mereka membiarkan dengan penuh pengertian.., mereka paham kalo Killi menginginkan orang yang ada di depan mereka membayar penderitaan sahabat karib-nya.

Killi melihat ke sebelah kirinya...., ia sedikit lega. Dilihatnya seonggok tubuh kucel dengan lecet-lecet di sekujur tubuh.., “
UDIN ternyata masih dapat berdiri tegak” ia tersenyum ke arah Killi..... Seakan-akan dari senyum tersebut mengeluarkan kata-kata berisi motivasi...,
“Hajar Bruuurrr jangan di sisain....”

‘pyuhhh...... sungguh game-game sadist telah meracuni otak mereka’

‘KILLI mengeluarkan senjata andalan-nya dari sebatang paralon yang di fungsikan juga sebagai tempat menaruh tugas-tugas Gambar Pak Tejo..,
Sebilah/sebatang Golf Stick.., dan bergumam dalam hati.. “HAYOO....oo LUHH...!”



bersambung.........

tunggu kisah selanjutnya,,
Udin dan kawan jadi mahasiswa...???????